Call Center- Tlp +62813 5677 6869 | Email: cssanggarspiritual@gmail.com

SANGGAR SPIRITUAL| PEMAHARAN BENDA BERTUAH | PUSAKA GAIB | MUSTIKA ASLI |

AZIMAT PENGIRIM GUNA GUNA

mustika untuk kirim santet, mustika santet,jimat guna guna, mustika untuk pagar dari guna gunaazimat untuk mengirimkan santet kepada seseorang, mustika pengirim santet, jimat kirim guna-guna
Dimaharkan azimat pengirim guna guna. Mustika pengirim guna-guna ini dapat digunakan sesuai dengan niat dan maksud tujuan sang pemakainya. yaitu dapat mengirimkan serangan berwujud gaib kepada target yang dituju sesuai keinginan sang pemilik, mustika ini memilki khodam mahklukgaib yang sangat kuat yang akan menjadi media penyerang target yang dituju. Dengan menggunakan sarana mustika ini sang pemakai/penyerang akan aman, tidak bisa terdeteksi oleh siapapun dan tidak akan berbalik terkena serangan yang dikirim. Azimat untuk mengirim guna-guna seperti ini biasanya digunakan untuk membalaskan dendam/rasa sakit hati kepada seseorang karena suatu sebab. Bisa juga digunakan untuk maksud yang lain seperti persaingan bisnis/usaha, dll.
Mustika pengirim guna-guna ini dapat digunakan untuk mengirim serangan kepada beberapa orang sekaligus (satu keluarga). Anda dapat membuat target yang dituju hanya merasakan semacam gangguan gaib supaya merasa tidak tenang/tidak nyaman, stres, membuatnya mengalami penyakit gaib (non medis) yang sulit untuk diobati, bangkrut bisnis/usahanya, mengacaukan keluarganya, sakit kecelakaan atau bahkan sampai ketingkat kematian.
Selain dapat diperintahkan khodam dari mustika ini juga secara otomatis akan melindungi sang pemiliknya dari berbagai macam serangan dan juga marabahaya yang berwujud gaib. Tubuh serta keluarga anda akan kebal dari segala macam gangguan mahkluk gaib atau guna-guna dan bisa juga mustika ini dijadikan sebagai media untuk mengobati orang yang terkena penyakit gaib seperti guna-guna santet, teluh, kesurupan, dll.

Azimat pengirim guna-guna ini aman dipakai oleh siapa saja tanpa tumbal. Untuk cara penggunaan akan kami sertakan catatan dan bimbingan khusus supaya mustika ini dapat berguna dan juga bermanfaat dengan maksimal.

Mahar Rp.4.500.000,-

Bagi Anda yang mempunyai permasalahan dan problem kehidupan, kami siap membantu mengatasi dan memberikan solusi serta jalan keluar untuk permasalahan anda.
Sukses Dalam Berbisnis, Lancar Dalam Usaha, Karir dan Jabatan, Asmara Cinta, Jodoh, Ruwatan, Buka Aura, Pengasihan, Susuk, Kawibawaan, Khodam Perewangan, Pengobatan Alternatif, Gangguan Ghoib. Dll
Selain itu kami juga menyediakan atau memaharkan pusaka dan benda-benda bertuah asli. Mustika, Merah Delima, Rantai babi, Bk, Jenglot, Macam Macam Mahar Mustika, Jenis Mustika, Yoni Tuah Mustika Ampuh, Benda Bertuah, Pelet, Tasbih Karomah, Minyak, Susuk, Pelet, Bulu Perindu, Keris, Tombak, Pedang, Trisula, Benda Ghoib, Bambu Pethuk, Mani Gajah, dan lain-lain

Semua bisa kami tangani langsung ataupun jarak Jauh.

SEJARAH KERIS

keris,pusaka,tosan aji,benda bertuah,kebudayaan jawa



Keris adalah senjata tikam pendek yang berujung runcing dan tajam pada kedua sisinya, bentuknya  memiliki keunikan tersendiri sehingga mudah dibedakan dengan senjata tajam yang lain. Kekhasan dari keris adalah bentuknya yang  tidak simetris di bagian pangkal yang melebar,bilahnya berkelok-kelok, dan banyak di antaranya memiliki pamor/hiasan (damascene), yang terlihat serat-serat lapisan logam cerah pada helai bilah. Keris telah digunakan selama lebih dari 600 tahun oleh bangsa-bangsa Melayu seperti Malaysya, Filipina Selatan (Mindanau), Thailand Selatan, Brunei darusalam dan Indonesia. 

Fungsi keris
Masyarakat Melayu tradisional beranggapan bahwa keris bukan hanya senjata yang berfungsi untuk mempertahankan diri tapi juga lambang kedaulatan orang melayu. Keris juga dianggap sebagai senjata tajam yang dipercaya memiliki kekuatan magis sehingga masyarakat melayu tradisonal melakukan riual-ritual khusus untuk menjaga keris seperti mengasapkan keris di malam Jumat atau ritual mengasamlimaukan keris sebagai cara untuk menjaga logam keris dan menambah bisa nya.
Di Indonesia, keris merupakan salah satu budaya yang masih bertahan, bahkan keris telah diakui menjadi warisan budaya dunia milik Indonesia oleh UNESCO. Sampai saat ini keris masih digunakan dalam berbagai ritual kebudayaan di berbagai daerah di Indonesia.misalnya saja di daerah yang berpenduduk Suku Jawa, keris biasa digunakan sebagai pelengkap busana pernikahan untuk pengantin pria. Hal ini terjadi karena keris dianggap sebagai lambang pusaka dan simbol kejantanan pria. Selain itu, keris juga dianggap memilki fungsi spiritual, ini terbukti  dalam upacara peringatan satu sura di keraton Yogyakarta, ada ritual mengkirabkan senjata tajam seperti tombak pusaka, pisau besar (bendho), termasuk juga keris. Dalam upacara ini senjata unggulan keraton diarak mengelilingi keraton sambil memusatkan pikiran dan perasaan untuk memuji dan memohon kepada pencipta semesta alam, agar diberikan kesejahteraan,kebahagiaan dan perlindungan. 

Sejarah keris
Keris diperkirakan telah digunakan di Indonesia khususnya oleh masyarakat Jawa sekitar abad ke-9 Masehi. Hal yang membuktikannya adalah salah satu panel relief Candi Borobudur dari abad ke-9 memperlihatkan seseorang memegang benda yang menyerupai keris, akan tetapi belum memiliki derajat kecondongan dan hulu/deder nya masih menyatu dengan bilah senjata.Keris juga diduga merupakan senjata tajam peninggalan Kebudayaan Dongson (Vietnam) dan Tiongkok Kuno. Keris diduga masuk dari tiongkok melalui dongson kemudian memasuki nusantara. Dugaan tersebut dimungkinkan karena adanya kemiripan bentuk antara keris dengan senjata yang berasal dari dua kebudayaan tersebut.  Di masa itu keris dianggap benda yang suci, karena itu penggunaan keris tidak hanya digunakan dalam peperangan atau sebagai senjata saja tapi juga sebagai pelengkap sesaji. Sejak saa itu,keris menjadi salah satu benda yang dipercaya memilki kekuatan spiritual sehingga harus dilakukan ritual penghormatan. Penghormatan terhadap benda-benda garapan logam diduga merupakan pengaruh dari kebudayaan India (Siwaisme). Hal ini dikuatkan oleh penemuan dari Prasasti Dakuwu dari abad ke-6 yang menunjukkan ikonografi India yang menampilkan wesi aji seperti trisula, kudhi, arit, dan keris sombro.
Dalam perkembangannya, penemuan Prasasti Karangtengah dari tahun 824 Masehi menyebutkan istilah keris dalam suatu daftar peralatan sedangkan Prasasti Poh  di 904 M menyebut keris sebagai bagian dari sesaji dalam ritual persembahan. Akan tetapi, keterangan tersebut belum bisa dipastikan bahwa keris yang dimaksud dalam kedua prasasti tersebut adalah keris yang dikenal sekarang. Dalam pengetahuan perkerisan jawa (padhuwungan) keris padamasa para kediri-singasari merupakan keris budha atau keris sombro.
Para ilmuwan mempercayai bahwa keris budah adalah bentuk awal keris sebelum keris menemukan bentuk keris yang lebih khas. Bentuk keris pada masa itu mirip dengan belati gaya india. Berdasarkan catatan Ma Huan dari tahun 1416 yang merupakan angggota ekspedisi ceng ho menyebutkan “Orang-orang ini [Majapahit] selalu mengenakan pu-la-t ou (belati? atau beladau?)yang diselipkan pada ikat pinggang, yang terbuat dari baja, dengan pola yang rumit dan bergaris-garis halus pada daunnya; hulunya terbuat dari emas, cula, atau gading yang diukir berbentuk manusia atau wajah raksasa dengan garapan yang sangat halus dan rajin.” Hal ini mengindikasikan bahwa keris merupakan senjata yang selalu dipakai oleh masyarakat saat itu untuk melindungi diri. Seiring dengan perkembangannya, pada abad ke 14 keris memperoleh bentuknya yang lebih khas atau lebih pribumi.

Filosofi keris
Keris adalah benda pusaka yang diakui keagungannya oleh bangsa Melayu terutama bangsa Indonesia. Keris berkembang dari waktu ke waktu, bertahan dan dipercaya oleh masyarakat. Tentu saja hal ini bukan sebuah pepesan kosong atau mitos semata. Para empu pembuat keris di zaman dahulu sangat memperhatikan ditail pembuatan keris dari bentuk,model, ukiran hingga ke hal-hal kecil seperti hiasan. Setiap ditail pada keris memilki makna masing-masing sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan oleh empu pembuat keris. Seorang empu menciptakan keris dengan ketekunan,kesungguhan dan cipta rasa yang tinggi. Keris diciptakan untuk menumbuhkan wibawa dan rasa percaya diri bukan untuk membunuh.
Bagi orang Jawa hidup itu penuh dengan perlambang yang harus dicari maknanya. Keris juga merupakan sebuah lambang yang menuntun manusia hidup di jalan yang benar. Pemahamn dangkal terhadap keris hanya akan memposisikan keris sebagai benda pusaka yang memilki kekuatan magis dan mampu meningkatkan harkat derajat manusia. Padahal, keris membawa pesan moral yang amat mulya, bersatunya senjata dengan cangkang keris bermakna hubungan akrab untuk menciptakan hidup yang harmonis dimana terjadi persatuan antar raja dan abdinya, rakyat dan pemimpinnya, insan kamil dan Tuhannya.



RICIKAN ATAU ANATOMI KERIS
Anatorni keris dikenal juga dengan istilah ricikan keris. Berikut ini akan diuraikan anatorni keris satu persatu :
  1. Pesi, yaitu tangkai keris yang masuk ke dalam pegangan atau ukir.
  2. Ganja, yaitu dasar bilah keris yang tebal. Ganya dapat menyatu atau terpisah dengan bilah.
  3. Buntut Mimi, merupakan bentuk meruncing pada ujung ganja.
  4. Gunungan, yaitu bentuk menonjol atau membukit sebelum buntut.
  5. Greneng, yaitu ornamen berbentuk huruf Jawa Dha ( ) yang berderet.
  6. Thingil, yaitu tonjolan kecil pada grenelig atau pada dasar huruf Jawa Dha.
  7. Ri pandhan, yaitu bentuk ujung yang meruncing menyerupai duri pada huruf Jawa Dha.
  8. Ron Dha, yaitu ornamen pada huruf Jawa Dha.
  9. Sraweyan, yaitu dataran yang merendah di belakang sogogwi, di atas ganja.
  10. Bungkul, bentuknya seperti bawang, terletak di tengah-tengah dasar bilah dan di atas ga~qa.
  11. Pejetan, bentuknya seperti bekas pijatan ibu jari yang terletak di belakang gandik.
  12. Lambe Gajah, bentuknya menyerupai bibir gajah. Ada yang rangkap dan Ietaknya menempel pada gandik.
  13. Gandik, berbentuk penebalan agak bulat yang memanjang dan terletak di atas sirah cecak atau ujung ganja.
  14. Kembang Kacang, menyerupai belalai gajah dan terletak di gandik bagian atas.
  15. Jalen, menyerupai taji ayam jago yang menempel di gandik.
  16. Greneng, yaitu ornamen berbentuk huruf Jawa Dha ( ) yang berderet.
  17. Tikel Alis, terietak di atas pejetan dan bentuknya rnirip alis mata.
  18. Janur, bentuk lingir di antara dua sogokan.
  19. Sogokan depan, bentuk alur dan merupakan kepanjangan dari pejetan.
  20. Sogokan belakang, bentuk alur yang terletak pada bagian belakang.
  21. Pudhak sategal, yaitu sepasang bentuk menajam yang keluar dari bilah bagian kiri dan kanan.
  22. Juga Pudhak Sategal.
  23. Poyuhan, bentuk yang menebal di ujung sogokan.
  24. Landep, yaitu bagian yang tajam pada bilah keris.
  25. Gusen, terletak di be!akang landep, bentuknya memanjang dari sor-soran sampai pucuk.
  26. Gula Milir, bentuk yang meninggi di antara gusen dan kruwingan.
  27. Kruwingan, dataran yang terietak di kiri dan kanan adha-adha.
  28. Adha-adha, penebalan pada pertengahan bilah dari bawah sampal ke atas.

MARI LESTARIKAN BUDAYA INDONESIA,TERMASUK TOSAN AJI.

KISAH MISTIS BUNG KARNO DAN PUSAKA GHOIB

Ditengah derasnya hujan angin, sosok bung Karno yang kala itu masih menjadi bocah angon berlari kecil menelusuri jalan setapak menuju bukit gorong, yang terletak disebelah kanan  sungai Penyu Cilacap, Jawa tengah. Beliau membawa satu amanat dari salah satu gurunya KH. Rifai bin Soleh Al Yamani (Hadrotul maut), Banyuwangi, Jawa Timur.
Sebagai seorang pemikir handal yang mempercayai suatu kehidupan alam lain, beliau kerap mengasingkan diri dalam fenomena yang tak layak pada umumnya, yaitu selalu bertirakat dari satu gua kumuh, bebukitan terjal , hutan belantara hingga tempat wingit lainnya.Kisah ini terjadi pada jum’at legi, bulan maulud 1937H. Berawal dari sebuah mimpi yang dialaminya. Di suatu malam, beliau didatangi seekor naga besar yang ingin ikut serta mendampingi hidupnya. Naga itu mengenalkan dirinya bernama, Sanca Manik Kali Penyu, yang tinggal didalam bukit Gorong, kepunyaan dari Ibu Ratu Nyi Blorong, yang melegendaris.Dengan kejelasan mimpinya, Bung Karno, langsung menemui KH. Rifai, yang kala itu sangat masyhur namanya. Lalu sang kyai memberinya berupa amalan atau sejenis  doa Basmalah, yang konon bisa mewujudkan benda gaib menjadi nyata.Lewat suatu komtemplasi dan prosesi ritual panjang,

akhirnya Bung Karno, ditemui sosok wanita cantik yang tak lain adalah Nyi Blorong sendiri.
"Andika!! Derajatmu wes tibo neng arep, siap nampi mahkota loro, lan iki mung ibu iso ngai bibit kejembaran soko nagara derajat, kang manfaati soko derajatmu ugo wibowo lan rejekimu serto asih penanggihan" terang Nyi Blorong.Yang arti dari ucapan tadi kurang lebihnya; "Anakku!! Sebentar lagi kamu akan menjadi manusia yang mempunyai dua derajat sekaligus (Pemimpin umat manusia dan bangsa gaib yang disebut sebagai istilah/ Rijalul gaib). Saya hanya bisa memberikan sebuah mustika yang manfaatnya sebagai, ketenangan hatimu, keluhuran derajat, wibawa, kerejekian serta pengasihan yang akan membawamu dipermudah dalam segala tujuan"

Mustika yang dimaksud tak lain berupa paku bumi, jelmaan dari seekor naga sakti, Sanca Manik, yang didalam mulutnya terdapat satu buah batu merah delima bulat berwarna merah putih crystal.(Bisa dilihat dalam gambar atas) symbol dari bendera merah putih/ negara Indonesia.

Sebagai sosok mumpuni sekaligus hobbiis dalam dunia supranatural, (7) bulan, dari kedapatan mustika Sanca Manik, beliau pun bermimpi kembali. Yang mana didalam mimpinya sosok Kanjeng Sunan KaliJaga beserta ibu Ratu Kidul Pajajaran (suami istri) menyuruh Bung Karno, datang ke bukit Tinggi Pelabuhan Ratu, Sukabumi- Jawa Barat.

"Datanglah Nak ketempatku!!! Kusiapkan jodoh dari pemberian Putranda (Nyi Blorong) yang kini telah kau terima, tak pantas melati tanpa kembang kenanga, lelaki tanpa adanya wanita"

Tentunya sebagai seorang yang berpengalaman dalam pengolahan bathiniyah, Bung Karno, adalah salah satu bocah yang sangat paham  akan makna sebuah mimpi. Dalam hal ini beliau menyakini bahwa mimpi yang barusan dialaminya adalah bagian dari kebenaran.

Dengan meminta bantuan kepada, Kartolo Harjo, asal dari kota Pekalongan, yang kala itu dianggap orang paling kaya, merekapun hari itu juga langsung menuju lokasi yang dimaksud, dengan membawa sedan cw keluaran tahun 1889.

Kisah perjalanan menuju Pelabuhan Ratu, ini cukup memakan waktu panjang, pasalnya disetiap daerah yang dilaluinya Bung Karno, selalu diberhentikan oleh seseorang yang tidak dikenal.

Mereka berebut memberikan sesuatu pada sosok kharismatik berupa pusaka maupun bentuk mustika. Hal semacam ini sudah sewajarnya dalam dunia keparanormalan sejak zaman dahulu kala, dimana ada sosok yang bakal menjadi cikal seorang pemimpin, maka seluruh bangsa gaibiah akan dengan antusiasnya berebut memamerkan dirinya untuk bisa sedekat  mungkin dengannya.

Untuk mengungkapkan lebih lanjut perjalanan Bung Karno menuju Pelabuhan Ratu, yang dimulai pada hari Kamis pon, ba’da subuh, Syawal 1938H, pertama kalinya perjalanan ini dimulai dari kota Klaten Jawa Tengah.

Ditengah hutan Roban, Semarang, beliau diminta turun oleh sosok hitam berambut jambul, yang mengaku bernama, Setopati asal dari bangsa jin, dan memberikan pusaka berupa cundrik kecil, berpamor Madura dengan besi warna hitam legam. Manfaatnya, sebagai wasilah bisa menghilang.

Juga saat melintas kota Brebes dan Cirebon, beliau disuruh turun oleh (empat) orang yang tidak dikenal

1. Bernama kyai Paksa Jagat, dari bangsa Sanghiyang, memberikan sebuah keris berluk- 5, manfaatnya sebagai wasilah, tidak bisa dikalahkan dalam beragumen.

2. Bernama Nyai sempono, asal dari Selat Malaka, yang ngahyang sewaktu kejadian Majapahit dikalahkan oleh Demak Bintoro, beliau memberikan sebuah tusuk konde yang dinamai, Paku Raksa Bumi, manfaatnya, mempengaruhi pikiran manusia.

3. Bernama Kyai Aji, asal dari siluman Seleman, beliau memberikan sebuah pusaka berupa taring macan, manfaatnya, sebagai kharisma dan kedudukan derajat.

4. Bernama Ki Jaga Rana, memberikan sebuah batu mustika koplak, berwarna merah cabe, manfaatnya sebagai daya tahan tubuh dari segala cuaca.

Lalu saat melintas hutan Tomo Sumedang, beliaupun dihadang oleh seorang nenek renta yang mengharuskannya turun dari mobil, mulanya Bung Karno, enggan turun, namun saat melaluinya untuk terus melajukan mobil yang dikendarinya, ternyata mobil tersebut tidak bisa jalan sama sekali, disitu beliau diberikan satu buah mustika Yaman Ampal, sebagai wasilah kebal segala senjata tajam.

Juga saat melintas digerbang perbatasan Sukabumi, beliau dihadang oleh segerombolan babi hutan, yang ternyata secara terpisah, salah satu dari binatang tadi meninggalkan satu buah mustika yang memancarkan sinar kemerahan berupa cungkup kecil yang didalamnya terdapat satu buah batu merah delima mungil.

Sesampainya ditempat yang dituju, Bung Karno dan temanya mulai mempersiapkan rambe rompe berupa sesajen sepati, sebagai satu penghormatan kepada seluruh bangsa gaib yang ada ditempat itu, tepatnya malam rabo kliwon, Bung Karno, mulai mengadakan ritual khususiah secara terpisah dengan temannya, semua ini beliau lakukan agar jangan sampai menggangu satu sama lainnya dalam aktifitas menuju suatu penghormatan kepada bangsa gaib yang mengundangnya.

Dua malam beliau melakukan ritual tapa brata, dengan cara sikep kejawen yang biasa dilakukannya saat menghadapi penghormatan kepada bangsa gaib, lepas pukul 24.00, seorang bersorban dan wanita cantik yang tiada tara datang menghampirinya, mereka berdua tak lain adalah Sunan kaliJaga dan Nyimas Nawang wulan Sari Pajajaran, yang sengaja mengundangnya.

"Anakku!!! Dalam menghadapi peranmu yang sebentar lagi dimulai, Ibu hanya bisa memberikan sementara sejodoh mustika yang diambil dari dasar laut Nirsarimayu (dasar laut pantai selatan sebelah timur kaputrennya) ini mustika jadohnya dari yang sudah kamu pegang saat ini,gunakanlah mustika ini sebagai wasilah kerejekian guna membantu orang yang tidak mampu, sebab inti dari kekuataqn yangterkandung didalamnya, bisa memudahkan segala urusan duniawiah sesulit apapun" Lalu setelah berucap demikian, kedua sang tokoh pun langsung menghilang dfari pandangannya.

Kini tinggal Bung karno, sendirian yang langsung menelaah segala ucapan dari Ibu Ratu, barusan.

Di dalam tatacara  ilmu supranatural, cara yang dilakukan oleh Bung karno, diam menafakuri setelah kedapatan hadiah dari bangsa gaib tanpa harus meninggalkan tempat komtemplasi terlebih dahulu, adalah suatu tatakrama yang sangat dihormati oleh seluruh bangsa gaib dan itu dinamakan, Sikep undur/ tatkrama perpisahan.

Dari kejadian itu Bung Karno, langsung mengambil sikap diam dalam perjalanan pulang sambil berpuasa hingga sampai rumah/ tempat kembali semula, cara seperti ini disebut sebagai, Ngaulo hamba/  mentaati pelaturan gaib supaya apa yang sudah dimilikinya bisa bermanfaat lahir dan bathin.

Dalam kisah ini bisa diaambil kesimpulan bahwa, segala sesuatunya bisa bermanfaat, apabila disertai kerja keras dan tetap memegang penghormatan dalam menggunakan apapun yang bersifat gaibiyah, bukan malah sebaliknya, digunakan terhadap tujuan yang kurang bermanfaat atau banyaknya berandai- andai yang mengakibatkan kita jadi malas.

Kisah ini sudah mendapatkan ijin dari Ahlul Khosois, Habib Umar bin Yahya, Pekalongan, habib Nawawi Cirebon, Habib Nur, Indramayu dan Mbah Moh, dari Pertanahan Kebumen Jawa Tengah. Semoga yang kami uraikan tadi bisa diambil hikmah dan manfaatnya.

BARANG PUSAKA AMPUH

Barang Antiq, Pusaka, Mustika, Batu Mustika, Benda berkhodam, Benda Bertuah, Barang Berkhodam, Barang Bertuah, Kepompong Emas dan Wesi Besi kuning, Mustika Api, Koin Kuno Berkhodam, Mustika Panca warna, Mustika Pancasona, Mustika Puter Giling, Bambu Petuk Buntu dan Buta, Rotan Sungsang, Keris Tosan Aji, Mustika Biji Nangka, Buluh Perindu, Mustika Buah Delima Putih, Mustika Hujan, Mustika Hijau, Mustika Jala Sutra, Mustika Dari Arab, Mustika Kendit, Kantong Macan, Fosil Keong Kol Buntet Kebal, Mantra Pelet Ampuh, Mustika Batu Jamrud, Batu Giok, Mustika Gandaria, Mustika Geliga, Mustika Biru Batu Safir, Mustika Cinta, Mustika Kijing, Keong Kuwera, Mustika Kopi, Mustika Kodok, Mustika Memancing, Benda Pusaka Bertuah, Batu Cincin Akik Keramat, Permata Mulia, Ilmu Mantra Pelet, Merah Delima, Mirah Delima, Barang Kuno, Batu Fosil Natural, Keris Pusaka Majapahit, Batu Badar, Senjata Bertuah, Akik Sulaiman, Ilmu Penarikan Pusaka, Mustika Junjung derajat, Mustika Air, Batu Kelapa, Benda Bertuah Kebal, Kantong Macan Asli, Jual Berbagai Macam Benda Hasil Tarikan, Mustika Embun, Batu Ajaib dan Aneh, Batu Air Tawar Asli dan Laut, Mustika Landak, Mustika Lipan atau Kelabang, Mustika Pengobatan, Jual Mustika Seks, Mustika Petir, Batu Mustika Ular, Batu Mustika Anti Tembak, Mustika Kekebalan, Cupu Manik Astagina, Batu Fosil Getah Katilayu, Batu Mustika Anti Senjata, Mustika Pesugihan Tuyul Putih, Mustika Badar Besi, Ilmu Pelet Wanita, Mustika Pelarisan Usaha Dagang, Mustika Galih Asem, Batu Kelor, Mustika Gendam, Mustika Batu Pirus, Mantera Pengasihan, Mustika Mata Kucing, Mustika Safir Biru, Batu Mustika Untuk Keselamatan, Mustika Macan atau Harimau Singa, Mustika Naga, Mustika Kuat Seks, Mustika Batu Kocak, Pusaka Pendongkrak karier Bisnis, Tender, dan Jabatan agar Lebih Maju, Mustika Buaya, Batu Mustika Puser Bumi, Mustika Bambu, Mustika Batu Serai, Batu Mustika Combong, Batu Kecubung, Batu Mustika Tapak Jalak, Mantra Pelet Ampuh, Batu Tameng dan Kekuatan, Mustika Pajajaran, Mustika Linsang, Batu Mustika Laut Kidul, Mustika Lempung Laut, Mustika Lebah Madu, Mustika Ikan, Mustika Akar nimang, Mustika Apel, Doa Pelet, Mustika Mata Srigala, Batu Ruby Delima, Mustika Batu Jamrud, Mustika Macan putih dan langit, Mustika Nyi Blorong naga Derajat, Mustika Mani Gajah, Mustika Berang-berang, Mustika Beras, Mustika Benda Anti dan Tahan Cukur, Selendang Putri, Samurai, Tokek Batu, Buntut Kadal Bercabang, Cula Badak, Bedil Voc, Keris klewer, Keris semar mesem, Mustika Kijing Rajah, keris naga sasra, keris pusaka majapahit, keris brojol, tilam upih, Bonang rinenteng nunggak semi, keris omyang jimbe, Tombak kuno, Mustika Ruby, Mustika Rejeki Kekayaan, Mustika Siput, Sirih Hitam, Mustika Serai dan Semar, Mustika Arjuna, Batu Semut, Mustika Tembus Pandang Aura Metafisika, Mustika Teratai, Mustika Udang, Mustika Wijaya Kusuma dan Yaman Ampal, Mustika Junjung derajat Ka' bah, Mustika Batu Aji, Mustika Anti Ilmu Hitam, Sihir, Anti Gendam, Anti Gangguan Jin Jahat, Anti Racun, Anti Bisa, Mustika Badar Perak Emas, Hizib Ampuh, Asma-Asma Keramat, Gada Besi Kuning, Patung tunduk keramat, Zimat, Haikal, Sabuk Kebal, gambar-gambar aneh, benda kuno, buntat kelapa, wafak kijang, batu permata merah delima, buhur, bambu,

Barang Antiq, Pusaka, Mustika, Batu Mustika, Benda berkhodam, Benda Bertuah, Barang Berkhodam, Barang Bertuah, Kepompong Emas dan Wesi Besi kuning, Mustika Api, Koin Kuno Berkhodam, Mustika Panca warna, Mustika Pancasona, Mustika Puter Giling, Bambu Petuk Buntu dan Buta, Rotan Sungsang, Keris Tosan Aji, Mustika Biji Nangka, Buluh Perindu, Mustika Buah Delima Putih, Mustika Hujan, Mustika Hijau, Mustika Jala Sutra, Mustika Dari Arab, Mustika Kendit, Kantong Macan, Fosil Keong Kol Buntet Kebal, Mantra Pelet Ampuh, Mustika Batu Jamrud, Batu Giok, Mustika Gandaria, Mustika Geliga, Mustika Biru Batu Safir, Mustika Cinta, Mustika Kijing, Keong Kuwera, Mustika Kopi, Mustika Kodok, Mustika Memancing, Benda Pusaka Bertuah, Batu Cincin Akik Keramat, Permata Mulia, Ilmu Mantra Pelet, Merah Delima, Mirah Delima, Barang Kuno, Batu Fosil Natural, Keris Pusaka Majapahit, Batu Badar, Senjata Bertuah, Akik Sulaiman, Ilmu Penarikan Pusaka, Mustika Junjung derajat, Mustika Air, Batu Kelapa, Benda Bertuah Kebal, Kantong Macan Asli, Jual Berbagai Macam Benda Hasil Tarikan, Mustika Embun, Batu Ajaib dan Aneh, Batu Air Tawar Asli dan Laut, Mustika Landak, Mustika Lipan atau Kelabang, Mustika Pengobatan, Jual Mustika Seks, Mustika Petir, Batu Mustika Ular, Batu Mustika Anti Tembak, Mustika Kekebalan, Cupu Manik Astagina, Batu Fosil Getah Katilayu, Batu Mustika Anti Senjata, Mustika Pesugihan Tuyul Putih, Mustika Badar Besi, Ilmu Pelet Wanita, Mustika Pelarisan Usaha Dagang, Mustika Galih Asem, Batu Kelor, Mustika Gendam, Mustika Batu Pirus, Mantera Pengasihan, Mustika Mata Kucing, Mustika Safir Biru, Batu Mustika Untuk Keselamatan, Mustika Macan atau Harimau Singa, Mustika Naga, Mustika Kuat Seks, Mustika Batu Kocak, Pusaka Pendongkrak karier Bisnis, Tender, dan Jabatan agar Lebih Maju, Mustika Buaya, Batu Mustika Puser Bumi, Mustika Bambu, Mustika Batu Serai, Batu Mustika Combong, Batu Kecubung, Batu Mustika Tapak Jalak, Mantra Pelet Ampuh, Batu Tameng dan Kekuatan, Mustika Pajajaran, Mustika Linsang, Batu Mustika Laut Kidul, Mustika Lempung Laut, Mustika Lebah Madu, Mustika Ikan, Mustika Akar nimang, Mustika Apel, Doa Pelet, Mustika Mata Srigala, Batu Ruby Delima, Mustika Batu Jamrud, Mustika Macan putih dan langit, Mustika Nyi Blorong naga Derajat, Mustika Mani Gajah, Mustika Berang-berang, Mustika Beras, Mustika Benda Anti dan Tahan Cukur, Selendang Putri, Samurai, Tokek Batu, Buntut Kadal Bercabang, Cula Badak, Bedil Voc, Keris klewer, Keris semar mesem, Mustika Kijing Rajah, keris naga sasra, keris pusaka majapahit, keris brojol, tilam upih, Bonang rinenteng nunggak semi, keris omyang jimbe, Tombak kuno, Mustika Ruby, Mustika Rejeki Kekayaan, Mustika Siput, Sirih Hitam, Mustika Serai dan Semar, Mustika Arjuna, Batu Semut, Mustika Tembus Pandang Aura Metafisika, Mustika Teratai, Mustika Udang, Mustika Wijaya Kusuma dan Yaman Ampal, Mustika Junjung derajat Ka' bah, Mustika Batu Aji, Mustika Anti Ilmu Hitam, Sihir, Anti Gendam, Anti Gangguan Jin Jahat, Anti Racun, Anti Bisa, Mustika Badar Perak Emas, Hizib Ampuh, Asma-Asma Keramat, Gada Besi Kuning, Patung tunduk keramat, Zimat, Haikal, Sabuk Kebal, gambar-gambar aneh, benda kuno, buntat kelapa, wafak kijang, batu permata merah delima, buhur, bambu,
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Sanggar Spiritual - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger